0
Setiap orang pasti pernah memikirkan masa depannya dan ingin menjadi seorang pengusaha sukses. Tetapi tahukah anda bahwa pengusaha berbeda dengan pedagang. Berbicara tentang perbedaan, sangatlah wajar jika banyak orang yang tidak sependapat. Salah satu perbedaan pengusaha dengan pedagang adalah terletak pada segi keberaniannya untuk mengambil resiko. Kebanyakan orang sangat ingin menjadi pengusaha, selain bekerja tanpa tekanan peraturan perusahaan maupun peraturan atasan (seorang yang jabatannya lebih tinggi).
            Walaupun begitu, jadi pengusaha tidaklah semudah jadi pedagang. Seorang pengusaha harus memahami betul bagaimana sistem jual-beli yang akurat. Lalu apasih perbedaan yang condong dari seorang Pengusaha dan seorang Pedagang?. Berikut sedikit perbedaannya:
   
1.      Pengusaha sudah pasti telah menjadi Pedagang.
Tidak ada seseorang pun yang dengan tiba-tiba menjadi Pengusaha, pastilah seorang Pengusaha telah menjalani prosesnya sebagai seorang Pedagang. Akan tetapi, seorang Pengusaha lebih mampu untuk mengembangkan dagangannya. Dia berani mengambil resiko besar yang telah direncanakannya. Berbeda dengan seorang Pedagang.



   2.      Pengusaha mementingkan kerja cerdas dari pada kerja keras.
Seorang Pengusaha lebih memilih membayar orang untuk menjualkan barang dagangannya. Saat orang yang Dia bayar sedang bekerja, Dia memikirkan bagaimana cara untuk menjadikan dagangannya lebih di minati konsumen. Seorang Pengusaha harus mampu memahami kelebihan dan kelemahan dagangannya. Berbeda dengan Pedagang, dia lebih memilih menjual barang dagangannya sendiri. Bekerja keras agar bagaimana dagangannya terjual habis dan mendapatkan laba yang banyak.


   3.      Pengusaha tidak pernah menjual dagangannya dengan laba yang besar.
Inilah kunci sukses dari seorang Pengusaha, dia tidak beranggapan bahwasannya laba besar adalah kesuksesan dalam berdagang. Justru dengan laba yang besar, konsumen semakin lama akan semakin menjauh. Seorang Pengusaha lebih beranggapan bahwa laba sedikit, yang penting terjual habis. Dan konsumen “A” akan berbicara kepada konsumen “B” bahwa dagangan Anda yang lebih murah.

Dari sedikit perbedaan di atas, jawaban mana yang paling benar? Hehehe serius benget bacanya. Oke, intinya Seorang Pengusaha harus berani mengambil resiko. Jika kita takut untuk mengambil resiko, berarti kita takut untuk sukses. Rubahlah pola pikir anda, dengan metode PolaPikirAHA.

Poskan Komentar

 
Top